Irama Dalam Prinsip Tata Letak

Tujuan Pembelajaran : Diharapkan dapat menjabarkan dan memahami irama dalam prinsip tata letak

REPETISI (IRAMA) Merupakan pengulangan unsur-unsur pendukung karya seni visual.

Irama adalah pola tata letak (layout) yang dbuat dengan melakukan pengulangan unsur-unsur tata letak secara teratur agar menciptakan kesan yang menarik. Irama menyebabkan kita dapat merasakan adanya pergerakan, getaran, atau perpindahan dari unsur satu ke unsur lain. Irama visual tersebut dapat berupa repetisi maupun variasi. Repetisi adalah irama yang dibuat dengan pengulangan unsur visual yang teratur, tenang dan tetap/konsisten. Sedangkan variasi adalah pengulangan unsur visual yang disertai perubahan bentuk, ukuran dan warna. Irama diciptakan dengan tujuan tertentu, misalnya untuk membuat kesan teratur dapat diciptakan dengan repetisi. Sedangkan variasi untuk menciptakan kesan dinamis dan atraktif.

Dengan adanya irama/penggulangan dapat mengajak mata pemirsa untuk mengikuti arah gerakan yang terjadi pada sebuah karya visual.

Langkah-langkah menata tata letak untuk menciptakan irama :

  1. Gandakan objek dengan bentuk dan ukuran yang sama untuk menciptakan sebuah ritme biasa.
  2. Gandakan objek dengan variasi ukuran semakin besar atau dengan variasi bentuk yang berbeda untuk menciptakan ritme yang dinamis.
  3. Menggandakan objek dengan bentuk yang sama untuk menciptakan objek baru.
  4. Untuk media yang terdiri dari beberapa halaman masukkan unsur dan posisi yang sama pada setiap halaman, misalnya buku/newsletter.
  5. Untuk yang terbit beberapa edisi perlu ada penempatan unsur-unsur yang sama dan pada posisi yang sama pada setiap edisi misalnya newsletter misalnya majalah.

Sumber : Bahan Ajar SMK Grafika Kelas XI Desain Grafis

Prinsip-Prinsip Desain Visual  https://slideplayer.info/slide/12151210/

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *